Jakarta Tambah Jalan Layang 2010
Search News :
13 Juli 2011
- RumahDanProperti.com

Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor setiap tahun di Jakarta terus meningkat. Saat ini, total jumlah kendaraan bermotor mencapai 9,9 juta unit. Ironisnya, pertumbuhan panjang jalan hanya 0,01 persen setiap tahunnya. Untuk itu, Pemprov DKI tahun depan berencana membangunan sejumlah infrastruktur jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Budi Widiantoro mengatakan penambahan ruas jalan di DKI Jakarta saat ini memang sangat diperlukan karena volume kendaraan terus bertambah setiap tahunnya.
“Untuk tahun 2010 ini kita akan buat jalan layang. Dibuat di atas karena terbatasnya lahan,” ungkapnya.
Rencananya akan dibangun jalan layang dari Kampung Melayu sampai jalan Prof Dr Satrio. Juga di jalan Pangeran Antasari, dari jalan TB Simatupang sampai Blok M. Untuk tahap pertama baru akan dibangun di jalan Pangeran Antasari, dari Cipete sampai Blok M. Kemudian yang di jalan Prof Dr Satrio, dari jalan Rasuna Said sampai ke jalan KH Mas Mansyur.
Selain jalan layang, Pemprov DKI juga akan membangun sejumlah jembatan. Saat ini proyek pembangunan jembatan sedang dilelang. Rencananya akan dibangun di Bandengan dan di Angke.
Untuk jembatan Bandengan targetnya selesai awal 2011. Untuk jalan layang, jalan Pangeran Antasari dan jalan Prof Dr Satrio diperkirakan selesai di tahun 2012 awal.
Pembangunan ruas jalan ini semua anggaran diambil dari APBD.
Menyinggung masterplan Pemda DKI untuk pembangunan transportasi masal, Budi Widiantoro menyebutkan bahwa transportasi masal yang sudah berjala adalah busway. Kemudian ada rencana membangun Mass Rapid Transit (MRT) dan juga monorail. Untuk monorail, diakuinya memang agak macet, tapi itu tetap merupakan suatu bagian dari rencana transportasi massal.
Berita Properti yang terkait
Berita Berdasarkan Kategori